Ini Standar Toilet Umum yang Ramah Keluarga

Di berbagai tempat transportasi publik seperti terminal, stasiun kereta api, hingga bandara, toilet umum adalah fasilitas yang wajib ada. Toilet umum diperlukan agar penumpang merasa nyaman, aman, dan sehat apabila perlu untuk buang air. Toilet umum di tempat transportasi publik biasanya dibedakan berdasarkan jenis kelamin atau toilet khusus untuk penyandang disabilitas. Baca juga: Sejarah Toilet dan Sanitasi Layak: Sudah Ada Sejak Ribuan Tahun Lalu Di satu sisi, ada desakan lain mengenai kehadiran toilet keluarga atau family toilet yang diperuntukkan bagi penumpang dewasa dan balita.

Toilet umum untuk keluarga diperlukan karena banyak orangtua yang bepergian bersama anaknya. Apabila seorang bapak be pergian dengan anak perempuannya atau ibu dengan anak laki-lakinya, mereka kesulitan untuk menentukan toilet mana yang harus mereka masuki. Oleh karenanya, adanya toilet keluarga cukup penting sehingga mereka dapat memanfaatkannya tanpa mengurangi privasi dan kenyamanannya atau pihak lain. Baca juga: Ini Standar Pembuatan Toilet Publik Ramah Penyandang Disabilitas Standar toilet umum ramah keluarga Asosiasi Toilet Indonesia (ATI) dalam Pedoman Standar Toilet Indonesia menyusun standar toilet umum yang ramah keluarga.

Pertama-tama, di luar toilet keluarga ada tanda yang menunjukkan tanda bapak dengan anak perempuannya atau ibu dengan anak laki-lakinya. Di dalam toilet, tersedia dua kloset yaitu satu untuk dewasa dan satu untuk anak-anak, lengkap dengan penggelontor. Baca juga: KAI Permak Kereta Ekonomi: Kursi Tak Lagi 90 Derajat, Toilet-nya Duduk Selain itu, di dalam toilet keluarga juga terdapat tisu toilet, alat cebok, lady bin untuk pembalut wanita, dan tempat sampah freehand. Sebagai tambahan, toilet keluarga juga perlu ada kursi untuk bayi dan tersedianya sabun cair. Toilet umum ramah keluarga juga wajib memiliki ventilasi yang baik dengan tingkat pencahayaan yang baik serta penerangan minimal 200 lux. Di dalam toilet keluarga juga perlu ada wastafel yang sebaiknya menggunakan kran sensor atau tekan untuk menghindari penggunaan telapak tangan.

Sumber : https://lestari.kompas.com/read/2023/05/30/130000086/ini-standar-toilet-umum-yang-ramah-keluarga?page=all#page2